Posted in travel

Bali island..backpacker mode..

Tema tulisan travel kali ini adalah tentang pulauuuu baliiii 😍😍😍

Siapa sih yang ga tau pulau ini. Pulau yang terkenal dari zaman dulu ga hanya di dalam negeri tapi terkenal sampai di luar negeri juga lho. Bahkan ada beberapa film dalam negeri maupun internasional yang syuting di lokasi ini..( * sok tau ga berkesudahan πŸ˜‚ )

Perjalanan kali ini kepulau bali dimulai dari bandara int sukarno hatta di jakarta. Sebenarnya agak mikir buat berangkat ke pulau ini. Dalam benakku yang paling dalam, pulau ini pasti merogoh kocek yang ga sedikit. 

Tapi berbekal jiwa pertualangan yang diwariskan oleh nenek tetanggaku, aku akhirnya memutuskan untuk jalan juga kepulau ini..

Kalo backpacker kenapa pakai pesawat? Kenapa ga naik bus ekonomi atau kereta atau sekalian ngedayung pakai sampan dari tanjung priok? 😫

Jawabannya adalah karena aku bukan ksatria berilmu tinggi. aku ga mau kremian duduk di bus atau sampan, ditambah juga memang menghindari kelelahan karena waktu yang sedikit untuk pergi kesini..supaya bisa explore2 gitu deeeeh.. πŸ˜†

Tiket pesawat pun kalo bisa yang paling murah meriah untuk perjalanan pulang pergi..πŸ˜†

Singkat kata setelah cari wangsit kesana kemari, berangkatlah siang itu aku menuju pulau bali. 

Jakarta bali memakan waktu satu setengah jam perjalanan. Dan kayaknya emang takdir selalu memberikan waktu malam hari untuk berangkat. 

Sampai bali,di int ngurah rai, aku memutuskan untuk berkemah dibandara πŸ˜₯πŸ˜₯. Karena memang malas sekali nyari hotel, hostel, motel atau rumah kosong tak berpenghuni malam2 bgini..

Alhasil aku rebahan di emperan menunggu kebaikan orang2 sekitar yang mau memberikan rejekinya ( * ini ngawur πŸ˜‚πŸ˜‚ )

Hari kedua di bali, aku memutuskan untuk nyari hotel deket pantai kuta dan sekitarnya..menggunakan jasa pencarian hotel yang memang aplikasinya disediakan di appstore, terpilihlah mega boutique hotel sebagai pemenangnya..

Lho lho lho katanya backpacker, kok milih hotel bintang 4? Itumah bukan backpacker tp plesiran πŸ€”πŸ€”

Eeeitssss jangan salah. Aku berprinsip, awal datang kalo bisa pake tempat yang nyaman sebagai tempat bernaung..aman menaruh barang..aman buat tidur..

Lagian mega boutique masih cukup murah dibanding hotel sejenis yang berdiri di pinggir pantai kuta. Harganya pun masih berkisar dibawah 600 ribu semalam dengan keamanan tingkat tinggi. Apa yang aku maksud keamanan tingkat tinggi? Contoh ada brangkas buat naruh barang2 berharga. Hal yg kayaknya ga akan aku dapat ketika menginap ditempat dengan harga mulai 75ribu sampai 200 ribu. 

Ga mau kan menyusuri jalan legian pake ransel gunung dan koperπŸ˜‚πŸ˜‚

Nah setelah checkin di hotel, ga pake lama, aku langsung menyewa motor security dengan tarif 50 ribu selama 24 jam. 
Perjalanan dimulai dari menyusuri jalan legian. Jajan sih enggak yang penting eksis😎

Menyusuri jalan legian akhirnya ketemu sama tempat paling tenar disini. Pantai kutaaaa..

Sebenernya niatnya mau nyari2 hal yang diluar iklan2 seliweran tentang pulau bali. Tapi berhubung udah disini, yaudah melipir sebentar buat liat2. 

Banyak rumor beredar di jakarta bahwa pantai kuta itu udah jelek. Airnya udah coklat, banyak sampah, bahkan ada yang bilang kayak pantai ancol. Tapi pas sampai kesini, semuanya ga terbukti..karena pantai kuta masih kelihatan indah dimataku..

Ga lama abis kesurupan narsis ini, mata ku tertuju pada sebuah papan mirip tempat strika baju drumah yang ternyata adalah papan seluncur πŸ˜…

Penasaran sama itu, aku berkenalan ( sok arab lebih tepatnya ) sama salah satu tukang papan bernama ryo..

Kadang aku heran. Kemanapun aku berpijak, kenapa semua orang yang aku kenal bernama ryo??? Apa itu adalah tandaaaa bahwa jodohku bernama ryoooo😫😫😫 tidakkkkkkkk…

Setelah nego2 harga, ditambah perawakan mukaku ga mirip bule, dikasih lah sama dia harga termurah buat main papan sekaligus diajarin..wowww bangettt 😍

 Tuh orgnya nyempil dibelakang aku..πŸ˜‚πŸ˜‚

Bosan bermain air, ditambah nafas udah tinggal senin kamis, ga pake mandi, aku memutuskan untuk gas lagi menuju kemanapun yang aku mau. 

Sebenernya ada banyak pantai indah dibali yang bisa aku eksplore..diantaranya

Pantai jimbaran

Pantai nusa dua

Pantai sanur 

Pantai pandawa 

Pantai karang asem

Nah berhubung uang tipis, alhasil aku hanya riding naik motor cc kecil dan nyangsang di pasar sukawati

Note : *beberapa gambal ambil dr mbah google sebagai pedoman 

Disini kita bisa beli pernak pernik, lukisan, oleh2 dan lain sebagainya khas bali dengan harga grosir..

Lelah berkelana di pulau bali, malam hari aku memutuskan kembali ke hotel untuk istirahat dan meregangkan otot2 yang sempat tertarik πŸ˜₯

 Kalo dalam bahasa malaysia: seronoknyaaaaaa..

Dan percaya ga percaya, saking seronoknyeeee aku ketiduran disana..πŸ˜‚

Keesokan harinya aku memutuskan untuk melanjutkan perjalanan ke sisi berbeda dari bali..

Apa yang berbeda dari bali? Selain pantai dan laut, pulau ini juga punya..

Apa aku kesana? Enggaaaak πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Duitnya ga cukup πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Tapi bolehlah jadi rekomendasi bagi kalian yang ingin ksini. Bali ga hanya kuta..dan kuta ga hanya dibali..

Advertisements
Posted in travel

Secret Paradise west sumatra..backpacker story..

Siapa bilang di sumatra barat atau lebih tepatnya padang cuma bisa lihat jam gadang, danau maninjau, danau singkarak, jembatan siti nurbaya, dan tempat pariwisata lain yang memang terkenal dipadang. 

Ternyata di padang juga menyimpan beberapa pulau indah yang masih ga banyak diketahui orang. Bahkan beberapa diantara nya ada pulau yang tidak berpenghuni..😍

Rasa penasaran itu membuat aku dan sebuah team yang ketua nya aku dan pesertanya juga cuma aku, menyambangi pulau tersebut..

Perjalanan dimulai dari bandara soekarno hatta jakarta menuju bandara int minangkabau dipadang. Perjalanan memakan waktu 1jam45 menit itu cukup nyaman karena bisa nonton tv diatas pesawat ( *norak ) πŸ˜‚

Sampai minangkabau, aku melanjutkan perjalanan menuju hotel tepi pantai. Karena memang rencananya akan istirahat 1 hari dulu sebelum menuju pulau. Aku memilih pangeran beach hotel yang memang menjual view laut dari kamar. 

Karena memang sampai minangkabau sudah malam, terpaksa naik mobil pribadi yg ditawarkan sama calo dibandara. Dan kesana aku dikenakan tarif 130 ribu 😫 ( kalo siang mending naik taksi atau damri aja ) 

Pangeran beach hotel sofar bagus banget pemandangannya. Karena ketika buka jendela, dari balkon sudah disuguhi pemandangan laut. Suara ombaknya pun sampai ke kamar. Tapi mugkin memang nasib sedang sial, saat checkin aku dapat kamar yang kurang mengenakkan. Dari mulai bantal yang bau apek, selimut yang kusut dll. Tp krna memang cuma buat tidur, jadi menurutku tidak masalah lah. πŸ˜₯

Pagi hari tanpa tedeng aling2 aku langsung checkout dan berencana menuju pulau. 

Ga mau bayar mahal mobil pribadi, aku berencana naik angkot setelah sebelumnya nanya2 sama penduduk sekitar.

Angkot didepan hotel banyak. Dan rata2 kaya mobil balap underground. Dengan bodykit custom dan sound system yg kayaknya ga murah. Karena memang tidak bernomor, dan semua menuju pasaraya, aku naik satu angkot yang ternyata dalaam nya wowwww

Ga sampe setengah jam, angkot kuning mengantarkan aku sampai pasaraya. Ongkos angkot ini cuma 3ribu rupiah 😊

Sampai pasaraya, aku mencari mobil yang akan mengantarkan aku ke teluk pisang. Satu dari dua akses menuju banyak pulau selain di bungus. 

Aku menaiki angkot 437. Dan jarak antara pasaraya ke teluk pisang sangat jauh. Sekitar 2 jam perjalanan. 

Angkot ini lebih mirip mobil travel karena hanya berhenti menaikkan penumpang dipasaraya. Setelah itu tidak akan berhenti lagi sampai tujuan. 

Rute angkot ini melewati dua akses ke pulau. 

1. Bungus

2. Teluk pisang

Aku memilih teluk pisang karena memang rencana backpacker bukan menggunakan travel untuk jelajah pulau. 

Selama perjalan menuju teluk pisang, kita akan disuguhi pemandangan kota padang yang indah. Pemandangan laut dari atas gunung, pemandangan teluk bayur dan jalan yang terjal belok-belok ( bahasa indonesia macam apa ini πŸ˜‚)

Setelah dua jam, aku sampai di simpang teluk pisang. Ongkos angkot ini dari pasar raya padang hanya 8000 rupiah. Dari sini aku melanjutkan perjalanan menuju keteluk menggunakan ojek. Tukang ojek disinu cukup paham bahwa aku akan kesana. 

Biaya ojek 25ribu rupiah dan diantar menuju teluk. 

Diteluk pisang ini banyak sekali rumah warga pesisir dan kita tinggal pilih mana yang mau kita gunakan untuk menyebrang..

Saya memilih rumah uda ryo. Sebuah rumah tepat dipinggir teluk pisang. Keluarga nya ramah. Orang nya baik hati. Sebelum ngobrol ngalor ngidul kita sudah disuguhkan teh hangat sebagai ucapan selamat datang..

Diatas adalah pemandangan teluk pisang. 

Sampai sini kami berangkat menuju pulau. Disini banyak pulau yang bisa kita nikmati. Baik akan menginap, maupun hanya mampir, uda ryo dengan sigap akan mengantar kemanapun kemauan kita. 

Dari kapal uda ryo, kita akan disuguhkan gugusan pulau seperti pulau pasumpahan, pulau pamutusan, dan banyak pulau lain baik yang berpenghuni maupun yang tidak berpenghuni. 

Kita tinggal memilih mau menginap dimana. Tapi jangan harap ada tv dan parabola. Ini pulau bukan resort πŸ˜‚πŸ˜‚

Kita bisa memilih berkemah atau menyewa saung pinggir pantai. 

Tidur disitu kalo malam dingin sekali..tapi tempatnya nyaman. Dan aman. Karna seperti pepatah, urang awak panduduaknyo elok-elok. Ga ada yang rese atau gimana2. Mereka semua sopan. Tentu dengan bahasa minang. 

Berikut pemandangan dipulau..

Dan pokoknya ini tempat recommended banget buat kalian yang mau menyatu dengan alam πŸ˜†

Untuk yang mau tau lebih lanjut msalah tempat ini, atau uda ryo, atau akomodasi, atau mau trima beres aja, jangan sungkan buat email ya..ada dikontak blog..

Selamat liburan dan enjoyyyyy