Posted in travel

Secret Paradise west sumatra..backpacker story..

Siapa bilang di sumatra barat atau lebih tepatnya padang cuma bisa lihat jam gadang, danau maninjau, danau singkarak, jembatan siti nurbaya, dan tempat pariwisata lain yang memang terkenal dipadang. 

Ternyata di padang juga menyimpan beberapa pulau indah yang masih ga banyak diketahui orang. Bahkan beberapa diantara nya ada pulau yang tidak berpenghuni..😍

Rasa penasaran itu membuat aku dan sebuah team yang ketua nya aku dan pesertanya juga cuma aku, menyambangi pulau tersebut..

Perjalanan dimulai dari bandara soekarno hatta jakarta menuju bandara int minangkabau dipadang. Perjalanan memakan waktu 1jam45 menit itu cukup nyaman karena bisa nonton tv diatas pesawat ( *norak ) πŸ˜‚

Sampai minangkabau, aku melanjutkan perjalanan menuju hotel tepi pantai. Karena memang rencananya akan istirahat 1 hari dulu sebelum menuju pulau. Aku memilih pangeran beach hotel yang memang menjual view laut dari kamar. 

Karena memang sampai minangkabau sudah malam, terpaksa naik mobil pribadi yg ditawarkan sama calo dibandara. Dan kesana aku dikenakan tarif 130 ribu 😫 ( kalo siang mending naik taksi atau damri aja ) 

Pangeran beach hotel sofar bagus banget pemandangannya. Karena ketika buka jendela, dari balkon sudah disuguhi pemandangan laut. Suara ombaknya pun sampai ke kamar. Tapi mugkin memang nasib sedang sial, saat checkin aku dapat kamar yang kurang mengenakkan. Dari mulai bantal yang bau apek, selimut yang kusut dll. Tp krna memang cuma buat tidur, jadi menurutku tidak masalah lah. πŸ˜₯

Pagi hari tanpa tedeng aling2 aku langsung checkout dan berencana menuju pulau. 

Ga mau bayar mahal mobil pribadi, aku berencana naik angkot setelah sebelumnya nanya2 sama penduduk sekitar.

Angkot didepan hotel banyak. Dan rata2 kaya mobil balap underground. Dengan bodykit custom dan sound system yg kayaknya ga murah. Karena memang tidak bernomor, dan semua menuju pasaraya, aku naik satu angkot yang ternyata dalaam nya wowwww

Ga sampe setengah jam, angkot kuning mengantarkan aku sampai pasaraya. Ongkos angkot ini cuma 3ribu rupiah 😊

Sampai pasaraya, aku mencari mobil yang akan mengantarkan aku ke teluk pisang. Satu dari dua akses menuju banyak pulau selain di bungus. 

Aku menaiki angkot 437. Dan jarak antara pasaraya ke teluk pisang sangat jauh. Sekitar 2 jam perjalanan. 

Angkot ini lebih mirip mobil travel karena hanya berhenti menaikkan penumpang dipasaraya. Setelah itu tidak akan berhenti lagi sampai tujuan. 

Rute angkot ini melewati dua akses ke pulau. 

1. Bungus

2. Teluk pisang

Aku memilih teluk pisang karena memang rencana backpacker bukan menggunakan travel untuk jelajah pulau. 

Selama perjalan menuju teluk pisang, kita akan disuguhi pemandangan kota padang yang indah. Pemandangan laut dari atas gunung, pemandangan teluk bayur dan jalan yang terjal belok-belok ( bahasa indonesia macam apa ini πŸ˜‚)

Setelah dua jam, aku sampai di simpang teluk pisang. Ongkos angkot ini dari pasar raya padang hanya 8000 rupiah. Dari sini aku melanjutkan perjalanan menuju keteluk menggunakan ojek. Tukang ojek disinu cukup paham bahwa aku akan kesana. 

Biaya ojek 25ribu rupiah dan diantar menuju teluk. 

Diteluk pisang ini banyak sekali rumah warga pesisir dan kita tinggal pilih mana yang mau kita gunakan untuk menyebrang..

Saya memilih rumah uda ryo. Sebuah rumah tepat dipinggir teluk pisang. Keluarga nya ramah. Orang nya baik hati. Sebelum ngobrol ngalor ngidul kita sudah disuguhkan teh hangat sebagai ucapan selamat datang..

Diatas adalah pemandangan teluk pisang. 

Sampai sini kami berangkat menuju pulau. Disini banyak pulau yang bisa kita nikmati. Baik akan menginap, maupun hanya mampir, uda ryo dengan sigap akan mengantar kemanapun kemauan kita. 

Dari kapal uda ryo, kita akan disuguhkan gugusan pulau seperti pulau pasumpahan, pulau pamutusan, dan banyak pulau lain baik yang berpenghuni maupun yang tidak berpenghuni. 

Kita tinggal memilih mau menginap dimana. Tapi jangan harap ada tv dan parabola. Ini pulau bukan resort πŸ˜‚πŸ˜‚

Kita bisa memilih berkemah atau menyewa saung pinggir pantai. 

Tidur disitu kalo malam dingin sekali..tapi tempatnya nyaman. Dan aman. Karna seperti pepatah, urang awak panduduaknyo elok-elok. Ga ada yang rese atau gimana2. Mereka semua sopan. Tentu dengan bahasa minang. 

Berikut pemandangan dipulau..

Dan pokoknya ini tempat recommended banget buat kalian yang mau menyatu dengan alam πŸ˜†

Untuk yang mau tau lebih lanjut msalah tempat ini, atau uda ryo, atau akomodasi, atau mau trima beres aja, jangan sungkan buat email ya..ada dikontak blog..

Selamat liburan dan enjoyyyyy

Posted in hidup & cinta

Menulis saja..lewati saja..

​


pilihan-pilihan hidup berputar dikepala. segala sesuatu yang sudah aku lewati kembali menampar wajah  dibalik hal samar didepan kepala yang tidak bisa aku lihat dengan jelas..entah mana yang terbaik. memilih maju dengan buta, atau menoleh dengan perihnya satu tamparan.. semuanya 

sama saja..

ah iya..aku tumpahkan saja pada rentetan kata semua hal rumit dan sesak dengan cara yang paling sederhana, menulis.. !

bagiku ini satu-satunya cara agar aku tetap ada bahkan ketika aku tidak ada..membingungkan memang..

tapi dengan menulis, hatiku punya tempat tersendiri untuk bebas mengungkapkan apapun yang di dunia nyata tidak pernah mampu dibicarakan..

walaupun akhirnya ada saja yang tidak bisa menangkap maknanya dengan benar, aku rasa ini cara terbaik yang bisa aku lakukan..

kadang aku menulis untuk mewakili hati mereka yang membaca, tapi kadang ada saja yang membaca dan berfikir semuanya tentang apa yang sedang aku alami..benar kataku, semua hanya tentang terka menerka. berbicara lantang, diam, bahkan menulis sekalipun tidak berbeda..

ya sudahlah..aku memang tidak tau alur kehidupan hendak menjatuhkanku pada kejadian macam apa, tapi menelan bulat-bulat setiap kejadian hanya dari satu sisi sekarang cuma akan benar-benar membunuh segalanya..

jadi..aku lupakan saja sejenak semuanya. sudah terlalu larut…aku akan tarik selimutku saja dan coba mendinginkan suasana. 

atas segala hal semberawut yang aku hadapi hari ini, biar saja hati beristirahat dulu. siapa tau esok hari hidup menjadi lebih jinak..dan aku menemukan cara bagaimana memilih sesuatu dengan tepat. tidak dengan buta, dan tentu tanpa sebuah tamparan..